Aminah Raih Gelar Santri Terbaik, Berkah Amanah Kepada Karunia Allah

BANDUNG Siapa yang mengira Aminah Mufidah meraih 4 reward santri terbaik selama masa sekolahnya. Menjadi penerima beasiswa, tak menyurutkan semangat Aminah untuk totalitas dalam menuntut ilmu.

 

Aminah berasal dari Jakarta, sebelumnya ia adalah siswi SMP Adzkia Daarut Tauhiid Boarding School, yang merupakan sekolah khusus penerima Beasiswa Daarut Tauhiid. Setelah lulus SMP Adzkia, Aminah dilanda kebingungan akan melanjutkan sekolah dimana.

 

Ditengah kebimbangan, Allah memberi petunjukNya. Aminah berkesempatan emas untuk melanjutkan studi ke SMK DTBS Bandung melalui jalur beasiswa. Kabar baik itu ia sambut dengan bangga. Atas restu orang tua, Aminah berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan.

 

Aminah Mufidah berhasil memboyong empat penghargaan santri terbaik kala itu, dihadapan seluruh wisudawan Sekolah Daarut Tauhiid Indonesia pada (23/5/2024), nama Aminah dengan lantang disebutkan di Aula nan luas Eldorado Dome, Bandung. Dari lima Output capaian Santri Daarut Tauhiid, Aminah berhasil meraih empat diantaranya.

 

Segala keterbatasan tak menyurutkan semangat Aminah untuk terus berprestasi, rasa malas dengan gentar ia lawan, karena sadar kesempatan bersekolah di SMK DTBS ini adalah karunia Allah yang tak selayaknya disia-siakan.

 

“Aku pernah dinasehatin, kalo misalnya waktu disana tuh jangan disian-siain cuma tiga tahun, kalau selesai dari sana, yaudah selesai (kesempatan ini ngga akan terulang lagi),” tutur Aminah.

 

Aminah, tuntas menjalankan amanah umat dengan baik. Jalur beasiswa yang diterimanya menghantarkan ia meraih karunia Allah yang begitu besar, yakni menjadi pribadi yang lebih baik.

 

Kini, setelah kelulusannya Aminah merindu tiap kebiasaan baik yang diterapkan semasa sekolah. Meski sudah tak lagi menjadi santri, Aminah tetap istiqomah menjalankan rutinitas kala masih menjadi santri SMK DTBS ketika berada di rumah.

 

“Aku ngerasain setelah lulus dari sana aku ngerasa kalo pas di DT, kita itu aktivitasnya dijadwalin, alhamdulillah bermanfaat semua, terus waktu dirumah, kaya yaudah ga ada lagi yang ngatur, semua itu dikendaliiin sama diri aminah sendiri, kalau misalnya aminah memilih waktu itu untuk bermanfaat, yaudah bermanfaat,” terang Aminah.

 

Putri kesayangan meraih reward santri terbaik, tentu membuat orang tua Aminah bangga. Di tengah hiruk pikuk dunia yang semakin mengkhawatirkan, putrinya berhasil berada di lingkungan baik yang selalu membiasakan hal-hal baik setiap harinya. Hal ini mengundang rasa syukur bagi orang tua Aminah, meski tak lagi berada di pesantren, orang tua Aminah tetap menginginkan anaknya mengerjakan amal-amal sholih ketika berada dirumah.

 

“Orang tua lebih sering reminder aminah, kalau misalnya kegiatan disana itu dibawa kerumah, yah dipertahanin gitu kegiatan disana, kaya misalnya murojaah, tilawah al ma’surat gitu teh,” pungkas Aminah. (Noviana)

 

 

 

 

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published.