4 Bulan Ini Dilarang Berbuat Dosa, Kamu Harus Tau!

 

Akidah dan akhlak merupakan hal pokok dalam agama Islam. Keduanya saling berkaitan dan tak dapat dipisahkan. Akidah ibarat sebuah pondasi dalam sebuah bangunan, bila pondasinya kuat maka bangunan tersebut pasti kokoh.

 

Seorang manusia bila memiliki akidah yang benar, yakni yakin sepenuhnya terhadap kehadiran Allah SWT dijamin ia memiliki akhlak yang mulia. Karena ia tahu bahwa Allah Maha Mengetahui segalanya, maka dari itu ia berusaha untuk bersikap baik kepada siapapun dengan Lillaahi Ta’ala.

 

Kemuliaan akhlak seorang hamba, dapat dilihat dari bagaimana ia berinteraksi dengan RabbNya, berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya dan juga berinteraksi dengan dirinya sendiri. Mereka yang berakhlak mulia, sangat berusaha untuk menghindarkan diri dari perbuatan dosa. Baik dosa kecil maupun dosa besar. Baik dosa kepada Allah maupun dosa kepada manusia.

 

Dalam Islam, terdapat 4 bulan suci yang dilarang untuk berbuat dosa. Karena pada saat itu, Allah melipatgandakan pahala dan Allah juga melipatgandakan dosa. Empat bulan suci tersebut diantaranya; bulan Muharram, Rajab, Dzulkaidah dan bulan Dzulhijah. Dalam hal ini, Allah telah menjelaskan dalam Al-Qur’an yakni, QS. At Taubah Ayat 36

 

“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan Bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.”

 

Walau empat bulan tersebut merupakan bulan-bulan suci yang dilarang untuk berbuat dosa, bukan berarti membuka peluang kepada bulan-bulan lainnya untuk mengerjakan dosa. Setiap manusia pasti berdosa, namun sebisa mungkin kita berusaha untuk menghindarkannya.

 

Karena, manusia tak akan pernah tahu kapan dan dimana Allah mencabut nyawanya. Maka dari itu, teruslah berbuat baik dimanapun dan kapanpun, laksanakanlah perintah Allah dan jauhilah laranganNya. Dengan istiqomah berada dalam ketaatan, semoga Allah beri kebaikan dunia maupun akhirat. (Noviana)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published.